BAHASA PEMROGRAMAN C

Assalamualaikum


Balik Lagi Sama Mimin Paling Gans Muhammad Insan Kamil :D awkwkwkwk

Oke Kali Ini Gw Akan Memberi Penjelasan Tentang Bahasa Program C Dan Membuat Program Dalam Bahasa C.

Oke Langsung Aja Kelamaan Karena Gw Ga Suka Menunggu Awkwkwkwk dah Ga Usah Byk Bct:v

Bahasa Pemrograman C adalah sebuah bahasa pemrograman komputer yang bisa digunakan untuk membuat berbagai aplikasi (general-purpose programming language), mulai dari sistem operasi (seperti Windows atau Linux), antivirus, software pengolah gambar (image processing), hingga compiler untuk bahasa pemrograman, dimana C banyak digunakan untuk membuat bahasa pemrograman lain yang salah satunya adalah PHP.

Meskipun termasuk general-purpose programming language, yakni bahasa pemrograman yang bisa membuat berbagai aplikasi, bahasa pemrograman C paling cocok merancang aplikasi yang berhubungan langsung dengan Sistem Operasi dan hardware. Ini tidak terlepas dari tujuan awal bahasa C dikembangkan

Bahasa pemrograman C dibuat pertama kali oleh Dennis M. Ritchie pada tahun 1972. Saat itu Ritchie bekerja di Bell Labs, sebuah pusat penelitian yang berlokasi di Murray Hill, New Jersey, Amerika Serikat.

Ritchie membuat bahasa pemrograman C untuk mengembangkan sistem operasi UNIX. Sebelumnya, sistem operasi UNIX dibuat menggunakan bahasa assembly (assembly language). Akan tetapi bahasa assembly sendiri sangat rumit dan susah untuk dikembangkan.
Dengan tujuan mengganti bahasa assembly, peneliti di Bell Labs membuat bahasa pemrograman B. Namun bahasa pemrograman B juga memiliki beberapa kekurangan, yang akhirnya di lengkapi oleh bahasa pemrograman C.

Dengan bahasa C inilah sistem operasi UNIX ditulis ulang. Pada gilirannya, UNIX menjadi dasar dari banyak sistem operasi modern saat ini, termasuk Linux, Mac OS (iOS), hingga sistem operasi Android.

Dan Ini Fitur-fitur Yang Kalian Bisa Pakai Ya Di dalam Bahasa C

1.Bahasa C Sebagai Bahasa Pemrograman Prosedural.
Konsep pemrograman prosedural adalah sebuah metode pemrograman yang setiap baris perintah diproses secara berurutan dari baris paling atas hingga baris paling bawah. Selain itu bisa terdapat fungsi tambahan (function) yang digunakan untuk menyelesaikan berbagai tugas. Bahasa pemrograman C termasuk ke dalam kelompok ini.

Selain konsep prosedural, terdapat juga konsep pemrograman object (object-oriented programming). Di dalam bahasa pemrograman object, setiap tugas akan dijalankan menggunakan class dan object. Contoh bahasa pemrograman object adalah JAVA.

Bagi pemula, sangat disarankan untuk mempelajari bahasa pemrograman prosedural terlebih dahulu baru kemudian masuk ke dalam bahasa pemrograman object. Ini juga menjadi alasan untuk belajar bahasa C sebelum masuk ke bahasa pemrograman object seperti JAVA.

Beberapa bahasa pemrograman ada yang mendukung konsep prosedural dan object sekaligus, contohnya bahasa pemrograman C++, Python dan PHP.

2.bahasa C sangat Cepat Dan Efisien
Aplikasi yang dibuat menggunakan bahasa C bisa dieksekusi dengan sangat cepat serta berukuran kecil. Ini karena C bisa langsung berkomunikasi dengan hardware, sebuah fitur yang jarang tersedia di bahasa pemrograman modern seperti JAVA, PHP, maupun Python.

Akan tetapi, hal ini juga memiliki kelemahan. Bahasa C relatif sederhana dan tidak memiliki fitur-fitur modern seperti garbage collection dan dynamic typing.

3.C Adalah Portable Languange
Maksudnya, bahasa pemrograman C bisa di-compile ulang supaya berjalan di berbagai sistem operasi tanpa perlu mengubah kode-kode yang ada. Aplikasi yang dibuat di Windows dengan bahasa C, bisa dipindahkan ke Linux dengan sedikit atau tanpa modifikasi.

4.C Merupakan Induk Dari Bahasa Pemrogram Modern Lainnya.
Bahasa pemrograman C banyak menginspirasi bahasa pemrograman lain, seperti C++, C#, Objective C, PHP, JAVA, JavaScript dan masih banyak lagi. Dengan mempelajari bahasa C, anda akan familiar dan lebih mudah saat berpindah ke bahasa pemrograman lain yang merupakan turunan dari bahasa C.

Berikut Contoh Dan Pengertian Membuat Project Dari Bahasa Pemrograman C

Pengertian Tipe Data Struct

Dalam bahasa C,struct adalah tipe data bentukan yang terdiri dari kumpulan tipe data lain.Struct mirip seperti array, tapi kalo Struct bisa menampung lebih dari 1 jenis tipe data. Kalo Lu Pernah Belajar Pemrograman Pascal, Struct dalam bahasa C ini sangat mirip seperti record di Pascal

Tipe data struct cocok dipakai untuk menampung data berkelompok. Misalnya Gw Mau Bikin biodata siswa. Setiap siswa memiliki data nama, nama sekolah serta jumlah uang saku. Menggunakan cara biasa, semua data ini bisa ditampung ke dalam 3 variabel berikut:

char nama_siswa01[50] = "Muhammad Insan Kamil";
char nama_sekolah_siswa01[50] = "SMP NEGERI 1 DEPOK";
unsigned int uang_saku_siswa01 = 10000;

Untuk siswa kedua, tinggal membuat penamaan yang sama, yakni nama_siswa02, nama_sekolah_siswa02 dan uang_saku_siswa02.
Cara ini tidak salah, namun setiap variabel seolah-olah terpisah satu sama lain.Satu-satunya yang menghubungkan ketika variabel hanya dari penamaan saja. Kita juga tidak bisa menggunakan array karena 3 data di atas memiliki tipe data yang berbeda. Dalam kasus seperti inilah tipe data struct cocok digunakan.

Cara Penggunaan Tipe Data Struct
Tipe data struct adalah tipe data bentukan, dimana kita harus buat dulu seperti apa isi komponen dari struct, baru kemudian diakses dari kode program utama.

Kita akan bahas dengan contoh kode program berikut ini:

#include <stdio.h>
struct Siswa {
  char  nama[50];
  char  sekolah[50];
  unsigned int  uangSaku;
};
int main(void)
{
  struct Siswa siswa01;
  strcpy(siswa01.nama, "Muhammad Insan Kamil");
  strcpy(siswa01.sekolah, "SMP NEGERI 1 DEPOK");
  siswa01.uangSaku = 10000;
  printf("%s bersekolah di %s ", siswa01.nama, siswa01.sekolah);
  printf("dengan uang saku %i per hari\n", siswa01.uangSaku);
  return 0;
}
Contoh kode program tipe data struct bahasa pemrograman C

Proses pembuatan tipe data struct ditulis sebelum main(), yang dalam contoh ada di baris 3 – 7.
Setelah keyword struct, diikuti dengan nama identitas atau nama tipe data yang kita inginkan. Dalam contoh ini gw buat tipe data Siswa. Tentu saja anda bisa menggunakan nama lain.

Sebuah struct terdiri dari berbagai variabel yang ditulis di antara tanda kurung kurawal. Untuk tipe data struct Siswa, saya membuat variabel nama, sekolah dan uangSaku. Setiap variabel tetap ditulis tipe data asalnya.

Perintah di baris 3 – 7 dipakai untuk membuat struktur dasar struct. Agar bisa digunakan, kita harus membuat variabel baru dengan tipe data Siswa, yakni tipe data bentukan dari struct.

Masuk kode kode program utama (main), saya mendefinisikan variabel siswa01 sebagai struct Siswa di baris 11. Sekarang, variabel siswa01 adalah tipe data bentukan yang terdiri dari 3 element, yakni:

siswa01.nama
siswa01.sekolah
siswa01.uangSaku

Tanda titik dipakai untuk mengakses sub struktur dari siswa01. Semua ini sesuai dengan pendefinisian struct Siswa.
Proses pengisian data ke dalam variabel siswa01 dilakukan pada baris 13 – 15. Karena nama dan sekolah adalah string, maka saya harus menggunakan fungsi strcpy. Sedangkan untuk uangSaku bisa langsung diisi sebagaimana cara pengisian variabel biasa.

Di bagian akhir kode program, Gw menampilkan ketiga data siswa01. Caranya sama seperti variabel biasa, hanya saja sekarang kita menggunakan struct Siswa sehingga cara aksesnya adalah siswa01.nama, siswa01.sekolah, dan siswa01.uangSaku.
Bagaimana jika ada 3 siswa? Tidak masalah, cukup buat variabel siswa01, siswa02, dan siswa03 sebagai struct Siswa:

#include <stdio.h>
struct Siswa {
   char  nama[50];
   char  sekolah[50];
   unsigned int  uangSaku;
};
int main(void)
{
  struct Siswa siswa01;
  struct Siswa siswa02;
  struct Siswa siswa03;
  strcpy(siswa01.nama, "Muhammad Insan Kamil");
  strcpy(siswa01.sekolah, "SMP NEGERI 1 DEPOK");
  siswa01.uangSaku = 10000;
  printf("%s bersekolah di %s ", siswa01.nama, siswa01.sekolah);
  printf("dengan uang saku %i per hari\n", siswa01.uangSaku);
  strcpy(siswa02.nama, "Batara Putra Pratama");
  strcpy(siswa02.sekolah, "MTS ARRAHMANIYA");
  siswa02.uangSaku = 30000;
  printf("%s bersekolah di %s ", siswa02.nama, siswa02.sekolah);
  printf("dengan uang saku %i per hari\n", siswa02.uangSaku);
  strcpy(siswa03.nama, "Stepen Genta Ardhana");
  strcpy(siswa03.sekolah, "MTS ARRAHMANIYAH");
  siswa03.uangSaku = 75000;
  printf("%s bersekolah di %s ", siswa03.nama, siswa03.sekolah);
  printf("dengan uang saku %i per hari\n", siswa03.uangSaku);
  return 0;
}

Hasil kode program:

Muhammad Insan Kamil bersekolah di SMP NEGERI 1 DEPOK dengan uang saku 10000 per hari
Batara Putra Pratama bersekolah di MTS ARRAHMANIYAH dengan uang saku 30000 per hari
Stepen Genta Ardhana bersekolah di MTS ARRAHMANIYAH dengan uang saku 75000 per hari

Kode program diatas memang cukup panjang karena ada 3 data siswa yang harus diisi. Namun ini hanya pengembangan dari kode program kita sebelumnya.



Sekian Materi Dari Gw
Wassalamu'alaikum

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel